Kamis, 04 Juli 2013

Manfaat Kulit Manggis

Posted by assoka On 21.51 | No comments

Mengenal Manfaat Kulit Manggis untuk kesehatan sangatlah banyak selain dari manfaat buah manggis. Dalam artikel Kesehatan Hasbihtc mengenai manfaat kulit manggis tercatat 76 manfaat kulit manggis. Namum sebelum itu alangkah baiknya jika kita mengenai Sejarah Buah Manggis The Queen of Fruits berasal dari Asia Tenggara Manggis juga dikenal sebagai tanaman budidaya yang pertumbuhannya paling lambat dan Asal-usul tanaman manggis ini diduga berasal dari Indonesia tepatnya berasal
Dari Pulau Kalimantan Tanaman manggis menyebar dari Indonesia lalu ke timur sampai ke Papua Nugini dan kepulauan Mindanau Filipina, lalu ke utara menuju Semenanjung Malaysia dan terus menyebar ke Thailand bagian selatan, myanmar, vietnam, dan kamboja. Tanaman manggis ini sudah dikenal oleh peneliti dari negara-negara Barat sejak awal tahun 1631.
TUJUH PULUH ENAM MANFAAT KULIT MANGGIS
Gambar Buah Manggis Segar

TUJUH PULUH ENAM MANFAAT KULIT MANGGIS

Dalam dua abad terakhir, tanaman manggis telah menyebar ke negara-negara tropik lainnya seperti India bagian selatan, Brasil, Amerika Tengah, dan Australia Utara. Yang pertama kali menemukan buah manggis ini adalah penjelajah dari Prancis bernama Laurent Garcin 1683-1751 dan dibudidayakan dengan waktu yang lama di daerah tropik basah. Dan nama dari penemu itulah yang kemudian penamaan latin buah manggis disebut Garcinia Mangostana.
Negara Indonesia sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati adalah salah satu sentra produksi manggis yang diekspor ke berbagai belahan dunia seperti Amerika dan Eropa. Kulit Manggis menghasilkan senyawa xanthone, yaitu zat yang terbentuk dari kulit terisolasi dari buah manggis. Tingkat kandungan xanthone mencapai 123,97 mg per ml.
Xanthone memiliki aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan. Senyawa xanthone memiliki kemampuan untuk menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel yang menghambat proses degenerasi sel. Pada zaman sekarang ini orang mudah terkontaminasi oleh bahan kimia, polusi dan bahan buatan. Xanthone sebagai antioksidan, tetapi juga antikanker.
Berikut adalah penjelasan manfaat kulit manggis untuk kesehatan :
  1. Kulit Manggis Dapat Membantu menyembuhkan borok luka.
  2. Kulit Manggis Dapat Meringankan irritable bowel syndrome
  3. Kulit Manggis Dapat Membantu menghentikan diare.
  4. Kulit Manggis Dapat meringankan peradangan dari usus kecil atau besar
  5. Kulit Manggis Dapat mencegah penyakit radang usus
  6. Kulit Manggis Dapat Membantu mencegah penyakit jantung.
  7. Kulit Manggis Dapat Memperkuat pembuluh darah.
  8. Kulit Manggis Dapat Menurunkan kolesterol LDL.
  9. Kulit Manggis Dapat Menurunkan tekanan darah tinggi.
  10. Kulit Manggis Dapat Membantu mencegah arteriosclerosis.
  11. Kulit Manggis Dapat Meningkatkan energi, dan meningkatkan stamina.
  12. Kulit Manggis Dapat Memperlambat proses penuaan.
  13. Kulit Manggis Dapat Membantu mencegah kerusakan dari penyakit otak
  14. Kulit Manggis Dapat Membantu mencegah batu ginjal.
  15. Kulit Manggis Dapat Membantu mencegah penyakit system syaraf
  16. Kulit Manggis Dapat Mengurangi rasa sakit dari arthritis.
  17. Kulit Manggis Memperbaiki kerusakan dari penggunaan penghilang rasa sakit
  18. Kulit Manggis Dapat Membantu penglihatan mata.
  19. Kulit Manggis Dapat Menurunkan demam.
  20. Kulit Manggis Dapat Memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  21. Kulit Manggis Dapat Menyembuhkan peradangan.
  22. Kulit Manggis Dapat Meningkatkan komunikasi antara sel-sel.
  23. Kulit Manggis Dapat Mengatasi Kerusakan DNA.
  24. Kulit Manggis Dapat Membantu sistem kelenjar getah bening.
  25. Kulit Manggis Dapat Menjaga fungsi tiroid optimal.
  26. Kulit Manggis Dapat Mengurangi resistensi insulin.
  27. Kulit Manggis Dapat Membantu penurunan berat badan.
  28. Kulit Manggis Dapat Menyembuhkan kerusakan saraf.
  29. Kulit Manggis Dapat Menyeimbangkan sistem endokrin.
  30. Kulit Manggis Dapat Alat-alat sinergi tubuh.
  31. Kulit Manggis Dapat Meringankan wasir.
  32. Kulit Manggis Dapat Membantu menurunkan kadar gula darah rendah
  33. Kulit Manggis Dapat Meringankan penyakit kulit.
  34. Kulit Manggis Dapat Membantu menyembuhkan luka.
  35. Kulit Manggis Dapat Mengatasi keracunan makanan.
  36. Kulit Manggis Dapat Menyembuhkan luka tenggorokan.
  37. Kulit Manggis Dapat Membantu menyembuhkan sariawan.
  38. Kulit Manggis Dapat Perkelahian bau mulut.
  39. Kulit Manggis Dapat Membantu mengurangi migran.
  40. Kulit Manggis Dapat Mengurangi sakit gigi.
  41. Kulit Manggis Dapat Membantu tidur lebih nyenyak.
  42. Kulit Manggis Dapat Mengatasi stess.
  43. Kulit Manggis Dapat Meningkatkan mood dan mengurangi depresi
  44. Kulit Manggis Dapat Mengatasi nyeri otot dan sendi.
  45. Kulit Manggis Dapat Menyembuhkan jerawat dan bekas luka
  46. Kulit Manggis Dapat Menghilangkan bekas gigitan, luka bakar dan keracunan.
  47. Kulit Manggis Dapat Meringankan keseleo, otot dan ketegangan sendi.
  48. Kulit Manggis Dapat Meringankan sakit perut.
  49. Kulit Manggis Bekerja sebagai penghilang rasa sakit hidung mampet .
  50. Kulit Manggis Dapat Membantu mencegah kemandulan.
  51. Kulit Manggis Dapat Membantu mencegah pembesaran prostat.
  52. Kulit Manggis Dapat Meringankan kesulitan buang air kecil.
  53. Kulit Manggis berfungsi Sebagai pencuci perut dgn proses yang lembut.
  54. Kulit Manggis Dapat Minimalkan gejala nyeri sebelum menstruasi.
  55. Kulit Manggis Dapat Meringankan gejala menopause.
  56. Kulit Manggis Dapat Penurunan pembengkakan saat menstruasi.
  57. Meringkan sakit pada otot, ligamen, atau tendon.
  58. Kulit Manggis Dapat Meringankan Asma.
  59. Bisa mencegah gangguan perhatian defisit hiperaktif dan alergi makanan.
  60. Bentuk gigi dan tulang yang lebih kuat.
  61. Kulit Manggis Dapat Mencegah penyakit gusi.
  62. Kulit Manggis Dapat Memberantas TBC.
  63. Mengurangi efek samping dari intoleransi laktosa.
  64. Kulit Manggis Dapat Membantu mencegah disentri.
  65. Membantu mencegah penyakit sistem saraf pusat
  66. Kulit Manggis Dapat Dapat mencegah kanker.
  67. Mencegah gejala yang berhubungan dengan penyakit lupus.
  68. Mengurangi kelemahan otot penyakit yang parah.
  69. Meringankan rasa sakit  penyakit yg terjadi pada pergelangan tangan.
  70. Menghapus kulit kering dan bersisik.
  71. Anti-inflamasi dari manggis dapat mengurangi sisik dan penyakit kulit gatal.
  72. Membantu mengobati penyakit kronis yang ditandai oleh aliran asam lambung.
  73. Mengurangi penyakit peradangan kronis yg menyerang struktur tulang belakang.
  74. Membantu mencegah infeksi paru-paru dan pernafasan kronis cyctic fibrosis.
  75. Meringankan sakit akibat penurunan kepadatan tulang dan osteoporosis.
  76. Meringankan radang tenggorokan, emfisema, dan radang paru-paru pneumonia.
Cara Mengolah Kulit Manggis biasa dengan cara membuat jus kulit manggis. Berikut ini adalah langkah-langkah membuatnya
Kupas buah manggis dan ambil kulitnya saja.
Dari bagian kulit manggis, ambil bagian daging kulit, bagian yang paling luar yang keras dibuang saja.
Campur daging kulit manggis dengan air dan ethanol secukupnya dengan jumlah air 2 kali lebih banyak dibandingkan dengan jumlah ethanol. Kemudian haluskan dengan blender
Diamkan selama satu hari penuh 24 jam hasil blender kulit manggis tadi.
Saring hasil blender yang sudah disimpan selama satu hari untuk mengambil sarinya.
Sudah siap dikonsumsi, untuk menambah rasa manis bisa ditambahkan madu secukupnya

Sumber :  http://www.hasbihtc.com/

Rabu, 03 Juli 2013

Manfaat Mengkudu

Posted by assoka On 21.39 | 1 comment

Khasiat Buah Mengkudu | Manfaat Mengkudu

buah mengkuduKhasiat buah mengkudu tidak hanya sebagai anti kanker. Masih ada banyak manfaat lain yang terdapat pada buah yang pahit ini.

Kandungan di dalam mengkudu antara lain;

1. scopoletin yang mempunyai khasiat pengobatan.Sebagian ahli percaya, scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang terdapat dalam buah mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia.Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti dapat membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap Pythium, sp dan juga bersifat anti-peradangan dan anti-alergi

2. Zat nutrisi, secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.

3. Terpenoid, Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.

4. Zat anti bakteri, Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.

5. Zat anti kanker, Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

6. Xeronine dan Proxeronine, Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Berikut ini beberapa manfaat buah mengkudu yang sudah dibuktikan oleh beberapa penelitian secara ilmiah :

Mengkudu dapat menjadi zat pencegah kanker dan tumor.
Mengkudu dapat membantu peningkatan daya tahan tubuh.
Mengkudu bisa membantu mengurangi rasa sakit.
Mengkudu dapat menjadi zat anti alergi dan anti radang.
Mengkudu dapat membantu menormalkan tekanan darah.
Mengkudu dapat membantu memperlancar siklus energi dalam tubuh.
Mengkudu dapat menjadi anti bakteri.
Mengkudu dapat membantu mengatur mood (siklus suasana hati).

Dr. Neil Solomon pernah melakukan sebuah survey terhadap 8000 orang yang mengonsumsi sari buah mengkudu. Dalam survey tersebut ia melibatkan 40 dokter serta beberapa praktisi medis. Dalam surveynya Dr. Neil Solomon ingin membuktikan kemampuan sari buah mengkudu dalam penyembuhan beberapa penyakit. Misalnya: serangan jantung, kanker, diabetes, stroke, gangguan pencernaan, dll.

sumber : http://caramembuatjus.blogspot.com

Manfaat Buah Tomat

Posted by assoka On 12.00 | No comments

Manfaat jus Tomat | Khasiat Buah Tomat

Manfaat jus Tomat | Khasiat Buah Tomat - Jus tomat kaya akan nutrisi seperti magnesium, kalium, besi, yodium, kalium, zink, fluoride, vitamin A, C, asam organik dan banyak lagi. Manfaat mengkonsumsi jus tomat secara rutin dapat mengurangi risiko kanker terutama kanker prostat dan dapat mengurangi resiko penyakit jantung serta membuat jantung dan pembuluh darah lebih kuat. Mengkonsumsi Jus tomat setiap hari juga dapat
membantu Anda untuk mengontrol berat badan. Kebanyakan dari kita selalu berusaha untuk menurunkan berat badan dan jus tomat bisa memembantu kita untuk menekan rasa lapar. Selain itu Khasiat Jus Tomat juga dapat merangsang metabolisme tubuh, membuat sistem kekebalan tubuh kita lebih kuat, serta sebagai anti oksidan yang baik untuk tubuh kita.

Pigmen tomat yang berwarna merah mengandung lycopene, yaitu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultra violet. Selain itu lycopene diketahui dapat mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, prostat, perut dan pankreas.

Bagi orang yang sedang mengalami demam, tomat mempunyai khasiat antipiretik yang dapat menurunkan demam, sementara seratnya dapat mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.

Bagi wanita yang ingin tampil cantik, mengonsumsi buah tomat sangat dianjurkan, karena dapat menyembuhkan jerawat, mengangkat kotoran pada kulit, mengurangi kelebihan lemak pada kulit dan memiliki peran dalam pembentukan kolagen. Tidak heran bila dalam dunia kecantikan buah tomat sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar masker dan pil anti penuaan.
lihat juga : budidaya tanaman tomat
referensi : majalahkesehatan.com
    infobuahtomat.blogspot.com

Manfaat Wortel

Posted by assoka On 03.00 | No comments

Manfaat Jus wortel | Khasiat Jus Wortel

jus wortel
    Jus wortel dianggap sangat bermanfaat bagi hati karena efek Vitamin A yang melakukan proses pembersihan tubuh. Vitamin A mengurangi empedu dan lemak di hati. Namun, untuk hati sendri untuk menuai manfaat maksimal dari vitamin A, dikatakan bahwa dengan minum jus wortel yang dilakukan secara tertatur. Hati dapat menyimpan Vitamin A dalam jangka lebih lama lagi.
Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan kekeringan dan kerusakan pada kulit, kuku dan rambut. Minum jus wortel menghasilkan Vitamin A dikatakan mendapatkan keuntungan berbagai bagian tubuh. Vitamin A juga memperkuat tulang dan gigi.
   
Bagi manusia, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan menurunnya daya penglihatan, termasuk rabun senja. Untuk menghindarinya, tentu Anda harus mengonsumsi vitamin A secara teratur.

Jus wortel diperkirakan mengurangi risiko berbagai jenis kanker termasuk kulit dan kanker payudara. Para sifat melawan kanker jus wortel sering dianggap sangat baik karena jumlah tinggi beta karoten. Beta karoten perubahan Vitamin A dalam tubuh. Penelitian telah menghubungkan Vitamin A dengan pencegahan kanker dengan sifat antioksidan yang membantu menghilangkan penyebab kanker radikal bebas dalam tubuh.

Berikut Khasiat dan manfaat jus wortel ;

1. Untuk Daya penglihatan (rabun senja).
Ambil wortel secukupnya dan dicuci bersih. Setelah kulitnya dikupas, wortel bisa diparut atau diblender setelah dipotong-potong. Campurkan dengan air matang, lalu saring ke dalam gelas. Anda bisa menambahkan gula sebagai pemanis. Minumlah setiap pagi, siang, dan malam hari. Jus ini juga cocok untuk bayi dengan mencampurkan susu padanya.

2. Untuk Hipertensi atau darah tinggi.
Ambil 500 gr wortel. Wortel dicuci bersih dan dipotong-potong setelah kulitnya dikupas. Campurkan potongan itu dengan sedikit air matang, lalu diblender. Saringlah hasil blenderan itu dan minum segera. Usahakan untuk rutin meminum air wortel ini tiga kali dalam sehari.
   
3. Untuk Demam pada anak.
Ambil 200 gr wortel kemudian cuci bersih. Parut wortel tersebut setelah kulitnya dikupas, lalu campur dengan sedikit air matang dan peras sampai keluar sarinya. Rebus air perasannya, minum selagi hangat. Bisa ditambahkan gula sebagai pemanis.
   
4. Untuk Batuk.
Ambil sebatang wortel lalu bersihkan dan parut setelah kulitnya dikupas. Beri beberapa sendok air panas dan peras. Hasil saringannya bisa ditambahkan sedikit gula aren, lalu aduk sampai rata. Minum dua kali dalam sehari.

5. Untuk Nyeri haid.
Ambil 250 gr wortel dicuci bersih, lalu dipotong-potong setelah kulitnya dikupas. Tambahkan sedikit air, lalu blender. Usahakan untuk meminum ramuan ini setidaknya dua kali dalam sehari.

6. Untuk Sembelit.
Ambil dua wortel yang masih muda lalu cuci bersih dan parut setelah kulitnya dikupas. Tambahkan dua sendok makan air matang dan sedikit garam, lalu peras. Minum sarinya dua kali sehari.
   
7. Untuk Mencegah kanker.
Kandungan beta karoten pada wortel rata-rata adalah 12.000 IU. Para ahli kesehatan menganjurkan kita untuk mengonsumsinya sebanyak 15.000-25.000 IU perhari. Beta karoten dipercaya mampu mencegah penyakit kanker, karena sifat antioksidannya yang melawan kerja destruktif sel-sel kanker. Beta karoten juga membantu sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan sel pembunuh alami.
   
8. Untuk Menurunkan kolesterol darah.
Wortel juga mengandung pektin yang baik untuk menurunkan kolesterol darah. Serat tingginya sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya konstipasi. Kalium dalam wortel juga mampu membantu menetralkan asam dalam darah dan vitamin A membantu hati menghilangkan toksin (racun) di dalam tubuh.
   
9. Untuk Menghaluskan wajah dan mengatasi luka bakar.
Telah disebutkan bahwa kandungan beta karoten pada wortel adalah sebagai antioksidan. Bagi kulit, antioksidan jelas mampu mengurangi efek radiasi sinar matahari.Anda bisa menghaluskan wajah dengan cara membuat masker dari parutan wortel. Beta karoten ini pula yang dapat memulihkan luka bakar pada kulit. Caranya adalah dengan mengoleskan hasil tumbukan wortel yang sudah halus pada luka bakar tersebut.
 
sumber : http://caramembuatjus.blogspot.com

Selasa, 02 Juli 2013

Manfaat Ikan TUNA

Posted by assoka On 15.22 | No comments
detail berita


IKAN tuna ialah jenis ikan yang sudah familiar bagi masyarakat Indonesia. Sayangnya, banyak kurang menyadari  kandungan manfaatnya untuk tubuh.
Ya, banyak yang hanya mengetahui ikan tuna hanya kaya protein yang dapat membentuk anti bodi. Padahal manfaat dan kandungannya tak hanya sebatas itu. NggakPercaya?


Berikut kandungan ikan tuna dan manfaatnya untuk tubuh:
 
Mencegah kanker
Kandungan vitamin E dan silenium dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker, seperti kanker di pankreas, dan juga setiap organ yang ada selaruan pencernaan ( lambung, kerongkongan, laring dan usus besar). Lain itu, manfaat asam lemak omega-3 dapat mencegah kanker payudara dan menurunkan risiko tertular leukimia.

Menjaga kesehatan mata
Sebuah kondisi yang disebut degenerasi makula ( katarak), dapat menyebabkan penglihatan memburuk. Kondisi itu sendiri kerap terjadi pada orang yang berumur diatas 50 tahun. Namun, bila Anda mengonsumsi ikan tuna segar dan rutin, Anda  dapat mencegah risiko ini bila diumur 50 tahun. Pasalnya tuna memiliki asam lemak omega-3 yang dapat melawan proses awal yang membentuk seorang terkena katarak.

Menyusutkan lemak dalam tubuh
Lima puluh persen kebutuhan kalori harian Anda dapat diturunkan dari asupan tiga ons ikan tuna, yakni senilai 110 kalori. Terkait hal itu, mengganti daging berlemak dengan ikan tuna sebagai sumber utama protein dapat secara efektif mengontrol berat badan Anda. Hal ini bisa terjadi, sebab secara tak langsung asupan yang ada pada ikan tuna menghemat ratusan kalori.
 
Detoksifikasi
Selenium pada kandungan ikan tuna, sudah diketahui dapat membersihkan tubuh dari senyawa atau bakteri yang membuat seorang akhirnya jatuh sakit.
 
Melindungi kesehatan jantung
Mengonsumsi ikan tuna bermanfaat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Hal ini bisa terjadi karena asam lemak omega-3 membantu mengurangi pembekuan darah, hingga mencegah terjadinya serangan jantung dan stroke. Selain itu, mafaat mengonsumsi ikan tuna juga mencegah peradangan dan perubahan kolesterol menjadi plak yang menyumbat arteri.
 
Melindungi kesehatan otak
Seorang yang mengonsumsi ikan tuna secara teratur entah seorang sedang diet atau tidak, dapat mencegah penrurunan kognitif dan penyakit Alzheimer. Hal ini bisa terjadi, karena asam lemak omega-3 dapat mencegah peradangan dan selalu mengedarkan darah ke otak. Demikian seperti dilansir Boldsky.
(uky)




sumber : http://health.okezone.com/read/2013/06/04/486/817146/intip-manfaat-ikan-tuna-bagi-tubuh

Ikan, merupakan hewan yang hidup di air  yang kaya akan gizi,mineral, nutrisi dan vitamin yang mampu memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia. Mengkonsumsi ikan secara benar, baik cara mengolah maupun cara memilih ikan, pastinya akan membuat tubuh kita semakin sehat dan yang lebih hebat lagi adalah ikan mampu membuat seseorang menjadi pintar. Berikut ini beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan mengkonsumsi ikan dari berbagai sumber:
Daging ikan yang banyak mengandung  Asam lemak omega 3, telah terbukti dapat memberikan manfaatnya bagi jantung, arteri dan vena yang membentuk sistem kardiovaskular. Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi ikan, maka kita  dapat mencegah penyakit jantung dan gagal jantung. Bahkan beberapa peneliti ada yang menyimpulkan jika kita mengkonsumsi ikan dengan baik dan benar dua porsi dalam seminggu, maka akan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung tiga kali lipat.
Selain dagingnya, minyak ikan ternyata sangat berguna untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu, minyak ikan juga dapat menurunkan berat badan karena minyak ikan dapat mencegah timbulnya lemak dalam tubuh.  Bahkan, untuk anak-anak sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi minyak ikan agar dapat merangsang pertumbuhan otak sehingga dapat lebih cerdas dan pada masa pertumbuhan akan membantu menambah tinggi badan.
Manfaat lain dengan mengkonsumsi ikan secara teratur dengan baik dan benar adalah, dapat menekan risiko kangker, karena dalam pengujian telah terbukti ikan dapat mencegah timbulnya tiga jenis kangker, yaitu kangker payudara, kolon, dan prostat. Selain kangker, mengkonsumsi ikan juga dapat mencegah terjadinya peradangan pada sendi. Hal ini dikarenakan, minyak ikan memiliki efek yang positif pada respon inflamasi.
Ikan juga dapat menyehatkan mata, karena ikan dapat melawan degenerasi macula, glaucoma, dan sindrom mata kering. Begitu juga untuk kesehatan kulit, ternyata minyak  ikan dapat mencegah keriputan dan menunda proses penuaan kulit. Bahkan beberapa produk kecantikan kini banyak yang mempercayakan minyak ikan sebagai kandungan utamanya. Dan yang tak kalah pentingnya, mengkonsumsi ikan juga membuah kita tidak mudah depresi sehingga rasa ketakutan yang berlebihan dapat teratasi jika kita banyak mengkonsumsi ikan.
Daging ikan mas mengandung zat gizi yang komplit dan cukup tinggi. Manfaatnya sangat besar bagi kesehatan tubuh manusia. Baik buat mereka yang masih anak-anak maupun yang sudah uzur. Sebetulnya, kandungan gizi semua jenis ikan air tawar hampir sama dengan ikan air laut. Jadi, ikan mas yang sudah dibudidayakan secara meluas itu merupakan sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral yang sangat baik dan prospektif, sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah cukup. Sedangkan keunggulan utama protein ikan pada umumnya adalah kelengkapan komposisi asam amino dan kemudahannya untuk dicerna.
Asam amino merupakan unit terkecil dari protein dan bisa diproduksi oleh tubuh manusia (asam amino nonesensial) untuk membuat protein dalam tubuh. Sedangkan asam amino yang tidak bisa diproduksi tubuh adalah asam amino esensial yaitu arginin, histadin, isoleusin, lysin, methionin, phenilalanin, thereonin, triptofan, dan valin. Dan yang dikatakan sebagai protein lengkap adalah protein yang mengandung sembilan asam amino esensial tersebut. Sebagai contoh dari protein lengkap adalah protein yang terkandung antara lain dalam ikan (Wirakusumah, Emma S. dalam Buah dan Sayur untuk Terapi; Siswono dalam Ikan Air Tawar Kaya Protein dan Vitamin, www.gizi.net).
Barangkali karena itu, di Mempawah, Kalimantan Barat, ada yang percaya, mengonsumsi ikan mas seminggu tiga kali, bisa mempertahankan dan meningkatkan stamina (Eloknya Bisnis Ikan Mas Kuning dan Merah, www.harianberkat.com, 13 March 2009). Bukan hanya itu. Bila rajin mengonsumsi sedikitnya 250 gram seminggu, dapat mengurangi resiko serangan stroke atau jantung.
Ikan mas yang juga kaya lemak bisa diandalkan karena dapat meningkatkan kadar ‘kolesterol yang baik’ yaitu HDL’: bisa melonggarkan pembuluh arteri yang menyempit; dan menormalkan detak jantung yang tidak teratur yang kerap kali menimbulkan kematian mendadak. Hanya saja, ikan yang dikonsumsi, dimasak tanpa minyak goreng, agar komposisi lemaknya tidak rusak. Sebaiknya ikan dimasak dengan cara dipepes, disup, atau dikukus (Apriadji, Wied Harry dalam Makanan Juga Bisa Berfungsi Sebagai Obat, Sedap Sekejap Edisi 7/II Juli 2001).
Mengkonsumsi ikan memang sangat baik, kalau dulu banyak orang yang mengatakan mengkonsumsi ikan akan membuat seseorang menjadi cacingan. Sebenarnya itu hanyalah mitos yang jauh dari kebenaran, bahkan ikan yang merupakan makanan semua orang dari berbagai macam golongan ini, oleh seluruh pakar kesehatan dunia telah dianjurkan untuk dikonsumsi secara baik dan benar agar mendapatkan manfaat yang luar biasa dari ikan.
Sumber: http://kesehatan.kompasiana.com/makanan/2012/03/30/ikan-mas-dan-kesehatan-tubuh/
Kandungan Zat Gizi Ikan Mas (Per 100 Gram dari Bagian yang Dapat Dimakan)
Ikan Mas
Zat Gizi
Bobot Kandungan
Kalori (kal)
86,0
Protein (gram)
16,0
Lemak (gram)
2,0
Karbohidrat (gram)
0,0
Kalsium (mg)
(20,0)
Fosfor (mg)
(150,0)
Besi (mg)
(2,0)
Vitamin A (SI)
(150)
Vitamin B1 (mg)
(0,05)
Vitamin C (mg)
0,0
Air (gram)
80,0

Minggu, 10 Maret 2013

obat 225x300 Perbedaan Obat Kimiawi dan Obat HerbalKembali ke alam (Back to nature), terapi alternatif atau terapi alami serta terapi herbal adalah istilah yang sering kita dengar, baik di media elektronik maupun cetak. Penayangan serta acara-acara ditelevisi yang terkait dengan pengobatan alternatif mendapat perhatian dan respon yang baik dari masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya praktek-praktek pengobatan alami seperti Pijat Refleksi, Akupuntur (Tusuk jarum), Akupresur (Pijat akupuntur/tusuk jari), Bekam atau Al Hijamah (pengeluaran darah kotor), Terapi Sengat Lebah, Terapi Lintah, Kiropraksi (pembenahan tulang belakang), serta terapi dengan ramuan tanaman obat (herbal ) yang selalu ramai didatangi orang-orang yang berharap kesembuhan dari terapi-terapi ”alternatif”tersebut.

Beberapa alasan yang membuat orang atau penderita penyakit memilih pengobatan Alternatif Alami tersebut adalah :
1. Sudah Bosan berobat secara Medis (kedokteran) dan belum mendapatkan kesembuhan.
2. Tidak mau atau takut dioperasi padahal dokter memvonis operasi untuk kasus Kanker, tumor, kista, batu ginjal, prostat dll.
3. Menghindari pengobatan medis (Penggunaan Obat Kimia) yang mempunyai efek samping terhadap tubuh jika dikonsumsi dalam waktu yang lama.
4. Pengobatan Alternatif Alami dipandang lebih aman bagi tubuh karena tidak menyebabkan efek samping karena menggunakan terapi dan bahan-bahan yang alami berupa tanaman obat serta jus buah dan sayuran. Untuk pengobatan terhadap suatu penyakit kita hendaknya juga tidak terlalu terpaku hanya mengandalkan obat-obatan kimia, karena banyak penyakit yang divonis dokter sulit disembuhkan “dokter angkat tangan” ternyata dengan obat herbal bisa disembuhkan. Berikut adalah perbedaan antara obat kimiawi dan obat alami,

Obat Kimia :
1 .Lebih diarahkan untuk menghilangkan gejala-gejala penyakitnya saja
2. Bersifat symtomatis yang hanya untuk mengurangi penderitaannya saja
3. Bersifat paliatif artinya penyembuhan yang bersifat spekulatif, bila tepat penyakit akan sembuh, bila tidak tepat akan menjadi racun yang berbahaya.
4. Lebih diutamakan untuk penyakit-penyakit yang bersifat akut (butuh pertolongan segera) seperti asma akut, diare akut, patah tulang, infeksi akut dan lain-lain.
5. Reaksi cepat, namun bersifat destruktif artinya melemahkan organ tubuh lain, terutama jika dipakai terus menerus dalam waktu yang lama.
6.Efek samping yang dapat ditimbulkan iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, dan mengakibatkan lemak darah

Obat Herbal :
1. Diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan organ yang rusak
2.Bersifat rekonstruksi atau memperbaiki organ dan membangun kembali organ-organ, jaringan atau sel yang rusak
3. Bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber penyakit
4. Lebih diutamakan untuk pencegahan penyakit, pemulihan penyakit,penyakit komplikasi menahun
5. Reaksi lambat tetapi bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembalo organ-organ yang rusak
6. Efek samping hampir tidak ada, asal diramu oleh herbalis yang ahli dan berpengalaman. Kesehatan tidak segala-galanya tapi tanpa kesehatan segalanya menjadi tidak berarti, mudah-mudahan informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua.

sumber :  http://hutantropis.com/perbedaan-obat-kimiawi-dan-obat-herbal

Keunggulan Herbal

Posted by assoka On 08.36 | No comments
obat herbal 7 Keunggulan Obat Herbal 
Obat Herbal – Saat ini di seluruh dunia manusia semakin sadar akan pentingnya kembali ke alam untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Alam dari dulu sebenarnya telah menyediakan berbagai macam obat yang selama ribuan tahun dimanfaatkan manusia secara turun-temurun. Manusia modern-lah yang kemudian cenderung mengabaikan anugerah alam tersebut.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran tersebut, riset-riset ilmiah pun kini semakin banyak diarahkan pada bahan-bahan alami. Obat-obatan herbal atau jamu yang diproses secara modern dan didukung hasil riset pun semakin banyak tersedia. Beberapa puluh tahun lalu, Anda tidak dapat membayangkan sedemikian banyaknya pilihan obat herbal modern yang kini ada di pasaran.
Apa saja keunggulan menggunakan obat herbal dibandingkan obat farmasi?

1. Tidak Ada Efek Samping jika dalam dosis normal

Obat herbal adalah produk alami yang ditemukan di alam dan benar-benar bebas dari semua jenis efek samping. Orang Indonesia telah berabad-abad meminum berbagai macam jamu tradisional dan belum pernah tercatat ada kasus efek samping yang mematikan. Namun Anda tetap perlu berhati-hati karena beberapa jenis jamu tradisional diproduksi tidak secara higienis dan bahkan dicampur zat-zat kimia sehingga berbahaya bagi tubuh. Dalam hal ini yang berbahaya bukan jamunya, namun kontaminasi jamur dan zat tambahannya. akan tetapi Kelebihan obat herbal dapat menyebabkan efek samping seperti halnya makanan, oleh karena itu dianjurkan untuk penggunaan herbal dalam dosis tradisional dan sedikit dikurangi.

2. Bebas toksin

Obat farmasi adalah racun. Anda tidak boleh mengkonsumsinya sembarangan.  Obat herbal bebas racun sehingga aman dikonsumsi siapa pun, bahkan seringkali memberikan efek meluruhkan racun dalam tubuh (detoksifikasi).

3. Mudah diproduksi

Obat herbal adalah hasil pengolahan yang sederhana atas akar, umbi, buah, bunga, kulit kayu dan bagian tanaman lainnya. Kesederhanaan prosesnya membuat pengolahan obat herbal tidak memerlukan teknologi canggih dan modal riset yang besar. Banyak obat herbal yang diproduksi oleh usaha rumah tangga yang dipasarkan dari pintu ke pintu. Berkat internet, kini distribusi obat herbal semakin mudah dan mendunia.

4. Menghilangkan akar penyebab penyakit

Obat herbal tidak hanya berkhasiat menyembuhkan gejala penyakit, tetapi juga menghilangkannya hingga ke akar penyebabnya. Hal ini karena efek obat herbal bersifat holistik (menyeluruh) sehingga tidak hanya berfokus pada penghilangan penyakit tapi juga pada peningkatan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

5. Bisa dibeli siapa saja dan di mana saja

Siapa pun boleh membeli obat herbal di mana pun. Anda tidak perlu resep dokter atau pergi ke apotik untuk membelinya. Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter bila mengkonsumsi obat herbal bersamaan dengan obat farmasi karena dikhawatirkan terjadi interaksi obat.

6. Murah

Dibandingkan dengan obat-obatan farmasi, obat herbal relatif lebih murah. Hal ini karena obat herbal tidak perlu membayar biaya paten atau dana riset yang besar. Di masa mendatang, harga obat-obatan herbal bahkan dapat jauh lebih murah bila skala produksinya lebih efisien.

7. Multi-khasiat

Obat herbal dapat digunakan untuk pengobatan lebih dari satu penyakit. Habbatussauda (jintan hitam) bisa membantu menghilangkan asam urat, diabetes, migren, kanker sampai hepatitis. Bawang putih tidak hanya bersifat antivirus namun juga menurunkan kadar kolesterol dan menguatkan jantung. Banyak sekali bahan alami lainnya yang multi-khasiat seperti itu.

Sabtu, 09 Maret 2013

Pengertian Herbal

Posted by assoka On 08.25 | 1 comment
herbal medicine1 252x300 Apa Itu Herbal dan Pengobatan Herbal 

Pengertian Herbal
Istilah Herbal biasanya dikaitkan dengan tumbuh-tumbuhan yang tidak berkayu atau tanaman yang bersifat perdu. Dalam dunia pengobatan, istilah herbal memiliki makna yang lebih luas, yaitu segala jenis tumbuhan dan seluruh bagian-bagiannya yang yang mengandung satu atau lebih bahan aktif yang dapat dipakai sebagai obat (therapeutic). Misalnya mengkudu hutan (Morinda citrifolia) yang mengandung Morindin, bahan aktif anti kanker; Pegagan (Centela Asiatica) yang mengandung Asiaticoside yang berguna untuk masalah kulit dan meningkatkan IQ.

Herbalogi
Herbalogi berasal dari kata ‘Herba’ yang berarti tumbuhan dan ‘logi’ atau ‘logos’ yang berarti ilmu. Dengan demikian Herbalogi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkait dengan tumbuh-tumbuhan. Dalam dunia pengobatan herbalogi dipahami sebagai sebuah konsep atau metode pengobatan dengan menggunakan bahan-bahan yang berasal dari herba (tanaman obat).

Konsep Pengobatan Herbal
1.Pendekatan yang dipakai bersifat holistic. Tubuh manusia dipandang memiliki suatu system harmoni yang selalu seimbang; tidak berfungsinya satu bagian tubuh menyebabkan ketidakseimbangan dibagian tubuh yang lain. Jika tubuh tidak mampu melakukan penyeimbangan kembali seperti keadaan semula, maka akan tibul suatu penyakit. Salah satu tujuan dari pengobatan herbal adalah membantu tubuh mengembalikan keharmonisan atau keseimbangan tubuh.

2.Selain dari faktor eksternal, pengobatan herba memahami bahwa dari dalam diri manusia terdapat kekuatan penyembuh yang datang dari faktor Spiritual, emosional, mental, dan fisikal. Kekuatan penyembuh tersebut dalam dunia medis modern dikenal dengan Sistem Imun.

3.Sistem Imun menjadi penentu utama sehat atau sakitnya seseorang. Herbalogi menaruh perhatian besar terhadap masalah imunity tersebut. Sehingga tujuan pengobatan adalah diarahkan untuk “Improve and maintain body immune system against external pathogen and pressure”.

4.Menggunakan semurni-murninya bahan dari herba sebagai obat, tanpa tambahan zat kimia sintetis.
Perbedaan Pengobatan Herbal dengan Pengobatan Kimia Sintetis
Konsep Pengobatan Herbal sangat berbeda dengan konsep pengobatan Modern (yang biasanya menggunakan Kimia Sintetis sebagai obat). Misalnya dalam pengobatan kimia sintetis penyebab penyakit adalah virus, bakteri, dan pathogen (mikro organisme pembawa penyakit); sedangkan dalam pengobatan herbal, penyebab penyakit adalah lemahnya system imun.
Berikut adalah table perbedaan antara kedua konsep pengobatan tersebut:
Pengobatan Kimia Sintetis Pengobatan Herbal

OBAT KIMIA                                                                            OBAT HERBAL
1. Berasal dari Barat —————————————- Berasal dari Timur
2. Menggunakan bahan kimia sintetis ——————–Menggunakan bahan alamiah/organik
3. Daya keterserapan 50% – 70% ————————–Daya keterserapan 90%
4. Bersifat antibiotic (racun bakteri)———————-Bersifat probiotik
5. Menurunkan system imun——————————-Meningkatkan system imun
6. Mengobatai gejala / Symptomatic——————— Holistic / mengobati sumber penyakit
7. Menimbulkan efek samping——————————Tidak ada efek samping
8. Khasiat lebih cepat tetapi destruktif——————–Khasiat lambat tetapi konstruktif
9. Kebanyakan mengandung zat haram——————-Halal karena murni dari tumbuhan
Disarikan dari kursus NATURAL HEALING COURSE Skill I
oleh: Abu Ameera

sumber : http://hutantropis.com/apa-itu-herbal-dan-pengobatan-herbal
Alami Belum Tentu Aman
Berkebalikan dengan perkembangan zaman, pola hidup kebanyakan orang semakin hari semakin kurang baik. Salah satu faktornya adalah tekanan kehidupan yang sangat tinggi sehingga sebagian besar orang membiasakan kehidupan serba instan. Hal ini tentu saja mempengaruhi kesehatan mereka. 
 
Kehidupan serba instan ini misalnya terlihat pada kebiasaan menggunakan kendaraan yang menyebabkan jarangnya kegiatan berjalan kaki. Makanan yang dikonsumsi pun banyak yang merupakan makanan instan. Kecepatan dan rasa merupakan fokus utama, tanpa memikirkan efek jangka panjang maupun gizi yang perlu diserap.

Tak ayal, hal tersebut menimbulkan penyakit yang tak pandang usia dan pada akhirnya membawa banyak orang pada berbagai jenis pengobatan, mulai dari pengobatan medis, pengobatan alternatif, bahkan hingga yang sifatnya supranatural pun dicoba. Seiring dengan ini, konsumsi obat-obat sintetik pun sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, penggunaan obat tersebut kini menimbulkan keraguan disebabkan munculnya efek samping yang tidak diinginkan. Hal ini mendorong adanya paradigma untuk memaksimalkan pengobatan ‘kembali kepada alam’. Obat herbal, demikian istilahnya di masyarakat. 

Namun, tahukah Anda bahwa obat herbal tidak selamanya baik bagi kesehatan?

Let’s check it out!

Istilah herbal biasanya diidentikan dengan tumbuh-tumbuhan yang tidak berkayu atau dengan kata lain perdu. Dalam dunia pengobatan, istilah herbal berkenaan dengan segala jenis tumbuhan dan atau seluruh bagian-bagiannya yang mengandung satu atau lebih bahan aktif yang dapat digunakan sebagai obat (therapeutic). Contohnya adalah mengkudu hutan atau Morinda citrifolia dengan kandungan moridin (berguna sebagai bahan aktif anti kanker) dan pegagan atau Centela asiatica dengan kandungan asiaticosidem (berguna untuk mengatasi permasalahan kulit dan meningkatkan IQ). Pengertian obat herbal adalah obat dari tumbuhan yang diproses atau diekstrak sedemikian rupa sehingga menjadi serbuk, pil, atau cairan. Dalam proses pembuatannya, obat herbal tidak menggunakan zat kimia sintetik . 

Berdasarkan sudut pandang farmakognosi, obat herbal dapat dibagi menjadi tiga. Kelompok pertama adalah jamu. Jamu merupakan tumbuhan yang diekstrak dan dijadikan sebagai obat, namun belum teruji secara klinis maupun pra-klinis. Pada umumnya jamu dipilih karena resep tradisional turun-temurun untuk kesehatan ataupun pengobatan. Yang kedua adalah obat herbal terstandar. Kelompok ini sudah terspesifikasi, maksudnya yang terdapat di dalam obat tersebut adalah senyawa penting untuk penyakit tertentu saja sehingga lebih efektif untuk pengobatan. Selain itu, obat ini sudah teruji secara pra-klinis atau dengan kata lain sudah diuji di dalam sel makhluk hidup lain (hewan). Yang ketiga adalah fitofarmaka. Kelompok ini paling baik kualitasnya karena dibuat dengan pengolahan senyawa tertentu untuk pengobatan tertentu pula sehingga zat-zat yang tidak perlu tidak akan ikut terkonsumsi. Obat ini telah teruji secara klinis, yakni sudah pernah diujicobakan pada manusia sehingga kualitasnya terjamin .

Pada dasarnya, pengobatan dengan obat herbal dilakukan melalui pendekatan yang bersifat holistik, yaitu tubuh manusia dipandang memiliki suatu sistem harmoni yang selalu seimbang . Apabila ada salah satu bagian tubuh bermasalah, akan timbul pula masalah pada bagian tubuh yang lain. Obat herbal di sini bekerja dengan cara memberi energi pada organ tubuh dan kelenjar tertentu serta menyeimbangkan kondisi tubuh sehingga membantu mengembalikan keharmonisan dan keseimbangan tubuh secara keseluruhan. Dalam aplikasinya, pengobatan dengan obat herbal diarahkan untuk menjaga dan mempertahankan sistem imun tubuh untuk melawan patogen (bibit penyakit) dari luar.

Banyak orang beranggapan bahwa obat herbal lebih aman daripada obat sintetik karena efek sampingnya lebih kecil. Dari sini timbul anggapan bahwa mengonsumsi obat herbal dalam jangka panjang tidak akan menimbulkan komplikasi dalam tubuh kita. Betulkah demikian?

Ketidaktepatan menggunakan obat herbal sering kali dijumpai saat ini, baik disebabkan kesalahan informasi yang ada, maupun anggapan yang keliru mengenai penggunaan obat herbal sehingga tidak jarang justru obat herbal malah menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Harapan untuk sembuh pun sirna karena timbul masalah-masalah baru. 

Dalam hal ini, ada beberapa contoh tanaman obat yang perlu diperhatikan, misalnya daun seledri (Apium graveolens). Tanaman ini mampu menurunkan darah tinggi, namun apabila dosisnya berlebih dapat menurunkan tekanan darah secara drastis. Oleh karena itu, jangan mengonsumsi lebih dari satu gelas perasan seledri untuk sekali minum. Selain itu, minyak dari tanaman jarak (Oleum recini) dapat digunakan untuk mengobati masalah pencernaan, namun jika penggunaannya tidak terukur akan menyebabkan iritasi saluran pencernaan. Lain pula dengan keci beling (Strobilantus crispus), tanaman ini dapat mengobati batu ginjal, namun apabila dikonsumsi lebih dari 2 gram sekali minum dapat menimbulkan iritasi saluran kemih . Pada beberapa pasien yang mengonsumsi tanaman tersebut untuk pengobatan batu ginjal, ditemukan adanya sel-sel darah merah dengan jumlah melebihi batas normal pada urinnya. Hal ini mungkin disebabkan daun kecibeling merupakan diuretik kuat sehingga dapat menimbulkan iritasi pada saluran kemih.  Contoh lainnya adalah buah pare. Seorang pria penderita diabetes mendadak mengalami impotensi setelah rutin mengonsumsi buah pare untuk menurunkan gula darahnya. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata hal itu disebabkan buah pare yang dikonsumsi adalah mentah dan overdosis . Hal ini juga harus diperhatikan pada pengonsumsian buah mahkota dewa dan temu putih yang dijadikan andalan untuk penumpas sel kanker. Pasien yang mengonsumsi secara berlebihan mengalami sakit tenggorokan mendadak dan juga mengalami pendarahan. Faktanya, biji mahkota dewa memang tidak boleh dikonsumsi karena sangat beracun. Selain itu, buah mahkota dewa dan temu putih tidak boleh diminum selagi haid karena akan memperhebat pendarahan. Hal ini berkaitan dengan khasiatnya yang memang menumpas sel kanker sekaligus menggerus dinding rahim . Fenomena lain terjadi pada Ginkgo, herbal yang makin laris untuk memompa daya ingat itu juga tidak aman seratus persen. Terapi herbal itu hanya akan efektif jika penurunan daya ingat disebabkan oleh melemahnya aliran darah ke otak. Kondisi seperti ini bisa diperbaiki dengan konsumsi Ginkgo. Bagaimana jika melemahnya daya ingat disebabkan oleh faktor lain, misalnya ketidakseimbangan hormonal? Tentu saja hal ini dapat menimbulkan efek negatif. 

Selanjutnya, tanaman echinacea yang biasa digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh melawan flu sebaiknya tidak dikonsumsi oleh mereka yang mempunyai gangguan autoimun karena akan meningkatkan kerja sistem imun yang sudah terlalu aktif. 

Suatu tanaman dapat dikategorikan sebagai tanaman obat jika telah melewati beberapa uji dan penelitian seperti penelitian fisik, kimiawi, farmakologis, biologis, dan uji toksisitas (racun). Tanaman obat yang tidak memenuhi ketentuan di atas, yaitu bahan bakunya belum terstandarkan, mudah tercemar, higroskopis, dan voluminous terhadap berbagai mikroorganisme dikatakan belum layak menjadi obat yang dapat dikonsumsi. 

Pada beberapa obat yang berasal dari tumbuhan, bisa jadi kandungan zat aktifnya sangat sedikit. Maka tidak menutup kemungkinan ada pula senyawa selain zat aktif yang ikut terkonsumsi pula. Zat tersebut tidak berkhasiat, namun dapat pula mengganggu aktivitas biologis atau bahkan toksik untuk tubuh. Setiap tanaman memiliki jumlah dan jenis kandungan kimia berbeda. Kandungan beberapa zat kimia tertentu pada obat herbal dapat pula menimbulkan efek samping dan sifat toksik. Efek samping itu bisa disebabkan oleh zat itu sendiri maupun kontaminan (seperti pestisida dan zat pengotor) atau zat sintesis yang ditambahkan. 

Pada tanaman obat sebetulnya terdapat pula penangkal atau penetral efek samping yang mungkin timbul. Hal ini terlihat misalnya pada kunyit. Kunyit memiliki zat yang merugikan tubuh, namun di dalam kunyit ada pula zat yang menekan dampak negatif tersebut . Lain halnya dengan tebu, meskipun perasan air tebu memiliki senyawa saccharant yang berfungsi sebagai anti diabetes, namun penderita diabetes (kencing manis) tetap saja tidak boleh mengonsumsi gula hasil pemurnian tebu .  Jadi, meskipun setiap tumbuhan ada zat penangkal efek sampingnya, perlu diperhatikan pula beberapa hal lain dari tumbuhan itu sendiri seperti jenis dan kandungan zat kimia tertentu yang ada di dalamnya.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi obat herbal. Salah satunya adalah konsentrasi obat herbal. Jika setelah diekstrak konsentrasinya lebih pekat, maka yang perlu dikonsumsi hanya sedikit. Beberapa obat herbal dapat rusak atau mengalami penguraian oleh panas, cahaya, dan udara (bereaksi dengan oksigen). Waspadalah, apabila belum lebih dari satu jam mengonsumsi herbal muncul gejala mual, diare, pusing, dan berkeringat deras! Hentikan konsumsi obat herbal dan segera konsultasikan kepada ahli herbal atau dokter. 

Efek toksik obat herbal dapat dihindari jika cara pemakaiannya benar dan sudah teruji secara praklinik serta klinik. Selain itu, standardisasi obat herbal lebih tepat dilakukan jika diterapkan kaidah “Cara yang Benar” pada proses pembibitan hingga produksi. Bukan hanya itu, pemerintah dalam hal ini BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) harus berperan aktif dalam pengawasan. Khasiat dan keamanan obat herbal harus sudah teruji sebelum obat-obat tersebut mendapat izin edar. Hingga kini, jumlah obat herbal terstandar diketahui ada 19 produk dan fitofarmaka baru 5 produk . Oleh karena itu, telitilah sebelum membeli serta harus pintar dan selektif dalam mengonsumsi. Terutama terhadap kuantitas obat herbal, jenis, zat yang terkandung, dan efek lainnya terhadap tubuh. 

sumber: http://www.chem.itb.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&catid=1%3Anews&id=45%3Aobat-herbal&lang=en

Blogroll

About